DJI Mavic Pro, drone lipat pertama

Produsen drone ternama, DJI, membuat terobosan dengan meluncurkan DJI Mavic Pro, drone lipat yang mudah dibawa ke mana-mana. Simak video promosi berikut untuk melihat fitur-fitur unggulan drone ini.

Tearsheet: Ichmunandar, Tambak Garam Bangkala

Tearsheet Fotokita kali ini menghadirkan Ichmunandar. Fotonya yang menggambarkan kegiatan para petani tambak garam Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terpilih sebagai FPE dan dimuat dalam majalah National Geographic Traveler edisi Januari 2016. Buat FK-wan lain, silakan unggah karya terbaik Anda untuk mendapatkan kesempatan serupa. Terus…

Tentang tubuh tak bernyawa di depan lensa

Oleh Taufan Wijaya Kita tentu masih ingat bagaimana stasiun televisi TVone dikecam banyak orang Desember 2015 lalu. Stasiun itu menayangkan mayat korban kecelakaan AirAsia QZ8501 yang terapung di Selat Karimata. Beberapa anggota keluarga korban yang memantau proses pencarian di Bandara Djuanda di Surabaya jatuh pingsan…

Harri Daryanto: Mengangkat sumber daya alam bangsa lewat fotografi

Kapan tepatnya Anda mengetahui atau memutuskan bahwa Anda ingin serius memotret? Apa pemicunya? Saya memotret sebagai hobi sejak SMA, tetapi sejak ada digital sempat hilang [tidak memotret], dan muncul lagi setelah teman-teman mengajak kembali memotret, dengan menggunakan Nikon D90. Siapa fotografer yang pertama kali menginspirasi…

Pande Parwata: Berkah Air Suci

Catatan Editor: Mulai hari ini, secara periodik (mungkin dua minggu atau sebulan sekali, tergantung stok foto cerita yang dikirimkan FK-wan), kami akan memilih Foto Cerita terbaik yang dikirim oleh FK-wan, lalu kami sajikan di blog ini. Semoga ini semakin menambah motivasi kita untuk selalu menggali…

27 September 1942: Kelahiran Dith Pran, fotografer “The Killing Fields”

Robert Stewart, via Wikipedia.

Robert Stewart, via Wikipedia.

Dith Pran (27 September 1942–30 Maret 2008) adalah seorang jurnalis foto yang dikenal sebagai pengungsi dan penyintas dalam peristiwa pembantaian massal di Kamboja. Ia adalah tokoh utama dalam film pemenang Oscar 1984, The Killing Fields. Dalam film tersebut, tokoh Pran diperankan oleh aktor Haing S. Ngor, yang juga memperoleh Oscar sebagai Pemeran Pembantu Pria Terbaik.

Pran dilahirkan di Siem Reap, Kamboja, dekat Angkor Wat. Ayah bekerja sebagai pegawai negeri sipil. Ia belajar bahasa Prancis di sekolah, dan belajar bahasa Inggris secara autodidak.

Angkatan bersenjata Amerika Serikat mempekerjakan dia sebagai penerjemah, tetapi setelah hubungannya dengan AS memburuk, dia bekerja sebagai kru film Inggris.

Pada 1980, ia bertemu kembali Sydney Schanberg, jurnalis The New York Times (NYT) yang sempat bekerja dengannya saat terjadi krisis di Kamboja. Pran kemudian bergabung dengan NYT sebagai fotografer. Pada 1998, ia menerima Ellis Island Medal of Honor dan Award of Excellence of the International Center.

Best Edit: Edisi Jerman Mei 2016, tentang latar kisah Robinson Crusoe

Pada 25 April 1719, Daniel Defoe menulis novel Robinson Crusoe, seorang pelaut yang terdampar di pulau terpencil di Karibia, bertemu seorang pria bernama Friday dan menghabiskan waktu bertahun-tahun bersama. Novel tersebut ditulis berdasarkan pengalaman Alexander Selkirk, yang konon menghabiskan waktu empat tahun di Kepulauan Juan…

Memotret aktivitas industrial

Oleh Taufan Wijaya Seiring pertumbuhan ekonomi, berkembang pula dunia industri, yang membutuhkan fotografer untuk menghasilkan foto yang bisa menggambarkan aktivitas perusahaan mereka. Perusahaan punya empat cara untuk mencukupi kebutuhan fotonya; melalui lomba foto, menggunakan sumber daya internal, membeli atau sewa dari agen, dan menyewa fotografer….

26 September 2000: Nat Fein meninggal dunia

Nathaniel Fein (7 Agustus 1914–26 September 2000) adalah pewarta foto yang telah bekerja di New York Herald Tribune selama 33 tahun. Fein dikenal karena memotret Babe Ruth—bintang bisbol kenamaan AS—di masa-masa akhir kariernya, dan meraih Pulitzer pada 1949 atas fotonya, “The Babe Bows Out”.

Foto Nat Fein yang ikonik.

Foto Nat Fein yang ikonik.

Fein lahir dan besar di pinggiran Manhattan. Dia menjadi staf fotografer New York Herald Tribune pada 1933—1966. Albert Einstein, Ty Cobb, Ratu Elizabeth, dan Harry S. Truman adalah beberapa figur publik yang pernah ia potret. Ia dianggap sebagai salah satu “fotografer human interest terbesar dalam dunia jurnalisme”, tetapi karya-karya fenomenalnya banyak dibuat dalam bidang olahraga.