Tiga orang bersepeda melintasi tepian kanal Main-Danube, sang fotografer Gerd Ludwig, pria kelahiran 1947 ini berdiri persis diseberang kanal saat ketiga pesepeda melintasi tepian kanal yang baru selesai dibangun tahun 1992 ini. Moncong lensa kamera Gerd Ludwig diarahkan mengikuti ketiga pesepeda. Klik!, Gerd Ludwig menekan rana saat pesepeda melintas tepian kanal dengan latar belakang batang pohon tersusun rapi tak lupa refleksi dari air kanal dimasukkan menjadi elemen foto.
Bak dua sisi cermin, terciptalah foto yang memukau. Namun tak hanya itu, sejarah panjang terciptanya kanal Main-Danube ini melengkapi foto luar biasa karya GerdLudwig ini. Inilah kanal yang dibangun dalam rentang waktu yang sangat lama dan menghubungkan Laut Utara dan Samudra Atlantik ke Laut Hitam.
Kanal Main-Danube ini dipilih editor menjadi cover dari buku Wide Angle, National Geographic Greatest Place. Buku yang memuat 260 foto breathtaking ini tentunya tidak hanya menawarkan visual memukau yang menjadi ciri National Geographic. Kumpulan foto yang ada dalam buku ini dipilih dengan ketat dari jutaan foto yang ada di arsip National Geographic.
Buku ini menyajikan foto-foto dari setiap sudut di planet bumi. Pemandangan alam yang luar biasa, koleksinya pun dilengkapi dengan panorama bumi yang memukau hingga sudut-sudut kota dengan arsitektur yang menawan. Juga pemandangan yang biasa kita lihat namun dihadirkan dari kacamata fotografer yang kreatif menghadirkan cara pandang visual yang baru bagi penikmat fotonya.
Wide Angle ini dibagi menjadi 12 bagian. Masing-masing bagian menawarkan pesona yang memukau seperti bagian East & Southeast Asia, Oceania, Central & South Asia, Middle East, Central & Eastern Europe, Northern Europe, Western & Southern Europe, North Africa, Sub-Saharan Africa, North America, Central & South America, and Polar Regions.
Masing-masing bagian buku ini menawarkan tempat-tempat yang mewakili masing-masing bagian dari bumi. Seperti bagian North Africa yang menawarkan foto-foto di gurun dan tradisi masyarakat gurun maupun tempat-tempat yang tidak terpublikasi dari kawasan di bagian Afrika Utara.
Begitu juga dengan bagian Polar Regions, foto-foto yang memukau yang dihasilkan dari daerah kutub. Foto yang dimuat pun beraneka ragam, menggambarkan kehidupan daerah kutub yang sangat sulit karena kondisi suhu yang sangat ekstrem. Mengenai penjelajah J.B Lippincott tahun 1912 yang menjelajah Antartika.
Essay yang ditulis oleh Ferdinand Protzman, penulis budaya, kritikus, dan editor di Artnews semakin melengkapi buku ini. Essay-nya merefleksikan seni fotografi dengan berbagai makna yang terkandung didalamnya yang berkaitan dengan bagian bab buku ini.
Secara kualitas cetak, buku ini tak perlu diragukan lagi. Warna foto yang luar biasa diatas kertas art paper. Dan juga ukurannya yang ringkas, 16cm x 17cm, menjadikan buku ini sangat ringkas dan bisa dibawa kemana-mana.
Buku ini melengkapi trilogi yang dikeluarkan oleh National Geographic Society, yakni Through the Lens dan In Focus. Wide Angle membawa kita melakukan perjalanan visual ke berbagai sudut bumi ini. Selain itu, cerita yang menarik dari penugasan fotografer yang mendedikasikan hidupnya untuk mengabadikan gambar-gambar menawan mungkin bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk tetap menjaga bumi dan segala isinya untuk anak cucu kita.
Selamat membaca !


































