Menyelisik Korea Utara

Korea Utara adalah negeri yang menganut paham komunis, yang menekankan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi (seperti tanah, tenaga kerja, dan modal) demi tercapainya kemakmuran rakyat tanpa pandang bulu. Patuh bulat akan kebijakan yang diambil oleh pemerintah juga merupakan salah satu ciri dari negara komunis. Karena…

Aulia Erlangga: Gempita Kala Mane’e Tiba

“Woi wole Woleee, sam’mi” Sang Mangangiape bersorak memberikan instruksi agar warga menarik sam’mi—tali hutan nan panjang berlilit janur menuju bibir pantai. Ratusan masyarakat di salah satu pulau terdepan Indonesia ini larut dalam perayaan Mane’e. Prosesi menangkap ikan tahunan ini dilakukan secara bersama-sama oleh warga ketika…

22 Agustus 1908: Kelahiran Henri Cartier-Bresson

203b73c7f4f3b2aa0c7d4e36ffd3dcfaHenri Cartier-Bresson adalah fotografer asal Prancis yang dikenal sebagai master fotografi candid, dan salah seorang pengguna awal film 35 mm. Ia dianggap sebagai sosok penting dalam dunia street photography, sekaligus memopulerkan istilah decisive moment, yakni memotret adegan-adegan yang cepat dan tepat, untuk menghasilkan gambar dengan komposisi “nyaris sempurna”. Istilah ini kemudian digunakannya sebagai judul bukunya, yang menjadi buku klasik yang masih dicari orang hingga kini.

Karya-karya Cartier-Bresson menginspirasi banyak generasi fotografer setelahnya.

Cartier-Bresson lahir di Chanteloup-en-Brie, Seine-et-Marne, Prancis, sebagai anak tertua dari lima bersaudara. Ayahnya adalah seorang pengusaha tekstil kaya. Cartier-Bresson dan keluarganya tinggal di lingkungan borjuis di Paris.

Salah satu karya ikonik Cartier-Bresson. (Magnum)

Salah satu karya ikonik Cartier-Bresson. (Magnum)

Meski dikenal sebagai fotografer top, Cartier-Bresson memulai minat seninya pada seni lukis, yang kemudian hari memengaruhi gaya fotografinya.

Pada awal 1947, bersama Robert Capa, David Seymour, William Vandivert, dan George Rodger, Cartier-Bresson mendirikan Magnum Photos, agensi fotografi paling bergengsi hingga saat ini.

Taman pustaka mengenang kiprah Tim Hetherington

Tim-Hetherington-007

Tim Hetherington

Setelah tragedi yang menimpa Tim Hetherington terkena mortar saat meliput perang di Libia, akhirnya sebuah perpustakaan dibuka untuk mengenang jasa Tim Hetherington meliput di medan perang dan mempertaruhkan nyawanya.

Tim Hetherington merupakan jurnalis foto yang berasal dari Inggris, yang pernah memenangi ajang bergengsi World Press Photo of The Year tahun 2007. Tim juga merupakan kontributor reguler di majalah Vanity Fair.

tim_hetherington_library_1_0

tim_hetherington_library_2_0

Prestasi lain yang pernah diraih Tim adalah pembuatan film dokumenter Restrepo, tentang peperangan yang berkecamuk di Afganistan. Kini, perjuangan Tim Hetherington masih terus mengalir melalui dibukanya perpustakaan di Bronx Documentary Center, New York. Perpustakaan ini memiliki 1.200 buku fotografi yang dominan merupakan koleksi milik Tim yang dihibahkan oleh orang tuanya. —Rahmad Azhar

Melampaui Menara Langit

Kemegahan Berbalut Mistik Di Gunung-Gemunung Provinsi Yunnan, Cina. Lengkap Dengan Misterinya. Oleh Scott Wallace Foto Oleh Michael Yamashita “Mungkinkah itu dia?” tanya Na Niu, seorang penjaga kuil di Tong Dui, dusun kecil di provinsi Yunnan yang bergunung-gunung. Tangannya yang berbonggol-bonggol menggelar sehelai selendang sutra, menampakkan…

Memotretlah, dan bersenang-senanglah

Oleh Taufan Wijaya Pada September 2012 lalu, sekelompok orang dalam komunitas Medan Street Hunting menumpang odong-odong memotret perkotaan di malam hari. Mereka memotret bersama, ceria dalam satu suasana persahabatan. Seorang teman, Kristupa Saragih, yang sukses dengan portal fotografer.net-nya, sempat membuat kaus untuk para pehobi foto…

Merdeka!

Ichram Chandra Wahyudi

Hari ulang tahun kemerdekaan tahun ini banyak diwarnai drama. Ada menteri yang ketahuan memiliki dua kewarganegaraan (sehingga akhirnya mesti dicopot jabatannya sebagai menteri, padahal belum sebulan menjabat), ada anggota Paskibraka yang juga memiliki masalah yang sama, sehingga ia gagal mengikuti upacara penaikan bendera (meski akhirnya…

18 Agustus 1933: Kelahiran Eva Rubinstein

2015-10-14_1444836041Eva Rubinstein, putri seorang pianis dan penari klasik, lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 18 Agustus 1933 dan tumbuh di Paris, Prancis, tempat ia memulai latihan tari balet sejak usia lima tahun.

Ketika Perang Dunia II pecah, ia dan keluarganya pindah ke Amerika Serikat dan menjadi warga negara AS pada 1946. Di AS, ia kuliah di Scripps College in Claremont, California, lalu berkiprah sebagai aktris dan penari, dan sempat beberapa kali tampil di Broadway.

Ia memulai karier sebagai fotografer pada 1967, dengan berpartisipasi dalam workshop yang diisi oleh sosok berpengaruh seperti Diane Arbus, Lisette Model, Jim Hughes. Dirinya kemudian bekerja sebagai jurnalis foto, namun di sela-sela pekerjaannya dia juga membuat proyek pribadi; memotret subjek-subjek intim, mulai dari foto telanjang, potret, hingga foto interior.

index

Eva telah mengikuti banyak pameran bertaraf internasional, termasuk di Delgado Museum of Art (sekarang New Orleans Museum of Art), New Orleans, LA (1972); the Dayton Art Institute, Dayton, OH (solo, 1973); Archetype, New Haven, CT (solo, 1973); Salone Internationale Cine Photo Optica, Milan, Italia (1973); Jan Krugier Gallery, New York, NY (solo, 2007), serta banyak pameran bersama.

 

Gempita peringatan hari kemerdekaan di Jakarta

Kemarin, 17 Agustus 2016 adalah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71. Berbagai ekspresi kemerdekaan tergambar dari hampir seluruh pelosok negeri, termasuk di Ibu Kota Jakarta. Fotografer Fotokita.net, Rahmad Azhar, berkesempatan berkeliling Jakarta untuk merekam gempita hari merdeka. Merdeka!

Niki Boon: Merekam kisah keluarga lewat fotografi

Niki Boon adalah seorang ibu yang sehari-hari bekerja sebagai fisioterapis di Selandia Baru. Di luar kesehariannya sebagai fisioterapis, dia memiliki hobi fotografi. Dia memulai proyek fotografi tentang keluarganya sendiri sejak tahun 2012. Saat itu, anaknya dan keponakannya berlibur di salah satu pedesaan yang berada di…